Pajak Hiburan


Pengertian

Pajak Hiburan adalah pajak atas penyelenggaraan hiburan. Hiburan adalah semua jenis tontonan, pertunjukan, permainan, dan/atau keramaian yang dinikmati dengan dipungut bayaran.

Dasar Pengenaan dan Tarif

Dasar pengenaan Pajak Hiburan adalah jumlah uang yang diterima atau yang seharusnya diterima oleh penyelenggara hiburan. Jumlah uang yang seharusnya diterima sebagaimana dimaksud termasuk potongan harga dan tiket cuma-cuma yang diberikan kepada penerima jasa hiburan. Sedangkan tarif Pajak Hiburan ditetapkan sebagai berikut :

  1. Tontonan film sebesar 20 % (dua puluh persen);
  2. Pagelaran dan/atau pertunjukan kesenian rakyat/tari tradisional 5% (lima persen);
  3. Pagelaran musik dan pameran sebesar 20% (dua puluh persen);
  4. Kontes kecantikan sebesar 30 % (tiga puluh lima persen);
  5. Kontes binaraga dan sejenisnya sebesar 10 % (sepuluh persen);
  6. Pagelaran busana sebesar 30% (tiga puluh persen);
  7. Diskotik, klab malam dan sejenisnya sebesar 50% (lima puluh persen);
  8. Karaoke sebesar 30% (tiga puluh persen);
  9. Sirkus, akrobat dan sulap sebesar 20 % (dua puluh persen);
  10. Permainan bilyar, golf, dan boling sebesar 30 % (tiga puluh persen);
  11. Pacuan kuda, kendaraan bermotor dan permainan ketangkasan sebesar 25 % (dua puluh lima persen);
  12. Panti pijat, refleksi, mandi uap/spa sebesar 40 % (empat puluh persen);
  13. Pusat kebugaran (fitnes center) sebesar 20 % (duapuluh persen);
  14. Pertandingan olahraga sebesar 15 % (lima belas persen);