Sekretaris


Tugas Pokok dan Fungsi

Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam melaksanakan pengkoordinasian penyiapan bahan penyusunan bahan pembinaan program, penatausahaan urusan keuangan, kepegawaian dan umum, serta pengkoordinasian penyelenggaraan tugas Badan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sekretaris mempunyai fungsi :

  • penyiapan bahan dan pengkoordinasian penyusunan draf rencana pembinaan program kerja;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis kesekretariatan/ ketatausahaan;
  • penyiapan bahan dan pengkoordinasian perumusan draf kebijakan teknis bidang pengelolaan pendapatan daerah;
  • pengkoordinasi penyelenggaraan tugas Badan;
  • penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis Badan;
  • pengkoordinasi penyiapan bahan penyusunan laporan penyelengaraan tugas Badan;
  • pengelolaan urusan keuangan, kepegawaian dan umum;
  • pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sekretariat.

Uraian Tugas

  • menyiapkan bahan dan mengkoordinasikan penyusunan draf rencana kerja;
  • menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis kesekretariatan/ ketatausahaan;
  • melaksanakan pengkoordinasian penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis bidang pendapatan daerah;
  • melaksanakan pengkoorBadanian penyelenggaraan tugas Badan;
  • melaksanakan koordinasi dan pengelolaan urusan keuangan, kepegawaian dan umum;
  • melaksanakan pengkoordinasian penyiapan bahan penyusunan laporan penyelenggaraan tugas Badan;
  • menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan urusan kesekretariatan/ketatausahaan, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  • mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanakan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  • memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  • melaksanakan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  • melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan paraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tanggung Jawab

  • kebenaran dan ketepatan draf penyusunan rencana kerja;
  • ketepatan bahan perumusan kebijakan teknis kesekretariatan dan bahan perumusan draf kebijakan teknis bidang pendapatan, pengelolaan keuangan, dan aset daerah;
  • kelancaran dan keteraturan pelaksanaan kesekretariatan/ ketatausahaan;
  • ketepatan distribusi tugas dan pemberian motivasi kepada bawahan;
  • kelancaran dan keefektifan pelaksanaan koordinasi;
  • ketepatan dan keefektifan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan tugas Sekretariat.